modus operandi perampokkan baru..(cerita dari seorang teman )


ini kejadian nyata dari teman saya..semoga bermanfaat.......Pada hari ini, Kamis 15 April 2010, +/- jam 14’30 telah terjadi perampokan yang menimpa saya di depan Stasiun Pondok Kopi dengan kronologis adalah sebagai berikut :
1.Jam 14’00 berangkat dari kantor untuk meeting dengan pengelola kawasan/Komplek Rukan Taman Podok Kelapa Jakarta Timur jam 15’00.

2.Route perjalanan saya : Kantor – Rawa Kuning – Walikota Jakarta Timur – stasiun Pondok Kopi – Komplek Pondok Kopi – Pemakaman Umum Pondok Kopi – Komplek perum DKI pondok Kelapa – Komplek Rukan pondok Kelapa Jakarta Timur

3.Sekitar jam 14’20 tepat di depan kantor walikota Jakarta Timur (saat itu kecepatan kendaraan 40 km/jam ) ada seorang bapak2 kurus (usia kira2 45-50 th, tinggi 175 cm) meyebrang dari depan kantor walikota jakarta Timur ke seberang jalan.

4.Tepat disamping kendaraan yang saya kendarai tiba-tiba Bapak itu menyenggol kaca spion sebelah kiri, sehingga kaca spion mobil sebelah kiri yang saya kendarai masuk kedalam.

5.Setelah melewati bapak2 itu, saya melihat melalui spion sebelah kanan, bapak2 itu sudah smp diseberang jalan dengan posisi membungkuk

6.Melihat kondisi tersebut, saya langsung menyalakan lampu sen sebelah kiri untuk merapat ketepian dengan maksud untuk membetulkan kaca spion tersebut dan memastikan apakah ada yang complain atas kejadian itu.

7.Saat saya berhenti dan membetulkan kaca spion (+/- 5 menit ) , tidak ada yang komplain atas kejadian tersebut (biasanya kalau terjadi kejadian yang berat, pasti masyarakat / orang lain akan langsung mengejar pelaku )

8.Karena tidak ada yang complain, maka saya lanjutkan perjalanan dengan kecapatan 40 km/jam (saat itu saya sdg Online dengan pihak Pengelola Komplek Rukan Pondok Kelapa)
9.Setelah melewati rel kereta api Pondok Kopi dan belok kiri , tiba-tiba sebuah mobil Avanza warna silver (plat Nomor tdk hafal) menyalip dan memotong, berhenti tepat di mobil yang saya kendarai.

10.Melihat keadaan itu, saya tidak mempunyai pemikiran negatif apa2, perkiraan saya saat itu orang tersebut adalah teman saya atau outlet yang mengenal saya melalui no kendaraan saya

11.Setelah saya ketepian turunlah 2 orang lelaki, dengan ciri-ciri :
a.Badan gemuk, tinggi +/- 170-175 cm, warna kulit sawo matang, umur +/- 45 – 50 th, rambut ikal tebal, wajah bulat kotak
b.Badan sedang, tingg +/- 165-170 cm, warna kulit gelap, umur +/- 30-37 th, rambut lurus, wajah oval

12.Setelah 2 orang laki-laki turun dari Avanza, menghampiri saya dengan posisi satu
sebelah kiri dan satu lagi sebelah kanan, tanpa punya perasaan aneh dan tdk mempunyai pikiran negatif, maka saya membuka pintu mobil sebelah kiri dan membuka jendela sebelah kanan (karena mereka mengetok pintu dan jendela).

13.Setelah pintu terbuka, masuklah orang gemuk itu ke dalam mobil dan ternyata memang saya tidak mengenal, dan orang tersebut langsung marah-marah minta pertanggungan jawaban saya atas kejadian di depan kantor walikota jakarta yang katanya mengakibatkan orang yang menyenggol kaca spion saya kepalanya bocor berdarah-darah, dan mau dibawa ke rumah sakit,

14.Setelah melalui pembicaraan, saya minta untuk diantarkan ke pihak korban supaya saya bisa mengurusnya, namun mereka berdua malah marah katanya mau panggil masa supaya saya di hakimi dan menurut mereka bila saya ketempat lokasi akan berakibat fatal karena masa sdh banyak berkumpul di depan kantor walikota jakarta Timur.

15.Akhirnya mereka memaksa dan mengancam saya untuk memberikan sejumlah uang untuk biaya pengobatan dan saat itu saya berfikir demi keselamatan saya sendiri, maka saya berikan uang Rp. 100.000,-. Tampaknya mereka tidak puas dan memaksa saya untuk mengeluarkan dompet. Akhirnya saya keluarkan dompet, dan langsung diambil semua isi dompet (Rp. 250,000,-) sehingga total uang yg diambil sebanyak Rp. 350,000,-

16.Tidak cukup itu saja, mereka juga membuka laci dashboard, membongkar kertas-kertas yang nyelip diatas dibalik penahan matahari mobil ( mungkin mereka mencari benda2 berharga) karena tdk menemukan benda2 berharga, Orang gemuk itu menanyakan tas laptop itu isinya apa “ saya jawab: tas itu isinya buku2 dan dokumen rapat “ mereka tdk percaya katanya “khok berat” mereka minta dibuka....tp saya tetap mengatakan bahwa itu hanyalah buku2 dan dokumen rapat.

17.Rupanya mereka tidak puas, mereka marah dan mengancam....disaat saya diajak bicara oleh orang disebelah kanan saya.....saat itulah 3 handphone (satu tempat ) diambil oleh orang gemuk tadi dan keluar dari Mobil saya.

18.Setelah mereka pergi, saya melanjutkan perjalanan menuju Komplek Rukan Pondok kelapa Jakarta Timur untuk meeting,dan disaat saya ingin menghubungi pengelola tersebut ternyata HP sy tdk ada dan baru sadar kalau HP saya juga diambil oleh perampok itu.....Walahhhh...nasibbbb

1 komentar:

Posting Komentar